Adaptasi Sensoris
sensory adaptation
Ringkasan Singkat
Penurunan kepekaan terhadap rangsangan yang tidak berubah seiring berjalannya waktu setelah paparan terus-menerus.
Adaptasi sensoris terjadi ketika sel reseptor menjadi kurang responsif terhadap stimulus yang konstan. Misalnya, saat Anda masuk ke ruangan yang berbau menyengat, setelah beberapa lama bau tersebut tidak lagi terasa karena reseptor penciuman telah beradaptasi.
Mekanisme ini sangat penting karena memungkinkan otak untuk mengabaikan informasi yang tidak berubah dan memfokuskan perhatian pada perubahan baru di lingkungan yang mungkin lebih penting bagi kelangsungan hidup. Ini berbeda dengan kelelahan otot, karena adaptasi terjadi di tingkat sel saraf atau reseptor.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Goldstein, E. B. (2014). Sensation and Perception.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.